Senin, 07 Desember 2015

kumpulan materi traffic calming



Text Box:      Text Box:
Text Box: Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan 2015Text Box:      Disusun Oleh :
Nama : Nur Asqi Millati
Kelas : MKTJ B MUDA
Notar : 14.I.0233
TRAFFIC CALMING
a.    Definisi:
Traffic Calming merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk keselamatan jalan dengan tujuan agar pengendara dapat mengurangi kecepatan kendaraannya. Dengan sistem ini, maka pengendara diharuskan untuk memperlambat laju kendaraan, sehingga mampu mengurangi risiko kecelakaan. Jika dibandingkan sistem lain, traffic calming lebih efektif dan ekonomis, serta dapat diterapkan disemua jenis jalan di Indonesia termasuk jalan bebas hambatan.
b.    Jenis-jenis Traffic Calming

1.    Speed Hump
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZj7hxs-r7tAfGBP_CZql5tIfp_fFgs8Yt1MGRod5kGs5FBjvX9RqeDmyGqrVGWHYjPl5Jt5tNa_LAB7_WzvSHGRGlHED9g6TVM1aFdJ3Q0KQpCxEOzpG_9pCidW_lgOLBcAuCSxIAz-l3/s1600/Rubber_Speed_Humps-280-62.jpg
    Definisi:
Speed hump atau biasa disebut dengan  polisi tidur adalah bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal, semen atau dengan bahan karet yang dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju/kecepatan kendaraan. Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan bagi pengguna jalan ketingginya diatur dan apabila melalui jalan yang akan dilengkapi dengan rambu-rambu pemberitahuan terlebih dahulu mengenai adanya polisi tidur, khususnya pada malam hari. Marka speed hump berupa garis serong berwarna putih atau kuning yang kontras sebagai pertanda.

Ø  Kelebihan speed hump  antara lain :
                ·          Memperlambat kecepatan lalu lintas, berkurang menjadi 5-10 km/jm di sekitar   lokasi speed  hump
  • Kemungkinan adanya pengalihan arus lalu lintas jika pemukiman berdekatan dengan jalan arteri
  • Memaksakan untuk ditaati (self-enforcing)
Ø  kekurangan speed hump antara lain :
  • Dalam kondisi darurat menimbulkan tundaan
  • Kemungkinan terjadi pengalihan arus lalu lintas ke jalan pemukiman lain yang letaknya berdekatan
  • Menimbulkan penambahan suara disekitar lokasi speed hump
  • Tidak baik untuk kesehatan karena berkaitan beban dan berat tubuh bagian atas akan membuat  ketidaknyaman pada struktur tubuh yang rendah dibagian punggung pada saat melintas






2.   Speed Table

                                                  
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-XEl9vweUB7SsTMx6UqWkvDQl5B_wYq9KV12pJp7wc7Q6sKjxvs7D8xF_w8pvID6AD8Mx_yQE4uMncEvchAkO-G-CGmkH086WBV82hXRrkdY9qIMTi43CBrn2ilFdIxamPG8ZuX_qazCa/s1600/photo-speed-table2.jpg
Definisi :
Speed Table merupakan salah satu alat pembatas kecepatan yang berbentuk gundukan datar dan lebih lebar daripada speed hump. Biasanya diletakkan di jalan-jalan kolektor atau jalan lokal dan juga di jalan-jalan utama dengan jumlah penduduk yang rendah. Speed table biasanya dibangun dengan batu bata atau bahan bertekstur lainnya pada bagian datar.


Ø  Kelebihan speed table
  • Lebih tepat pada kendaraan besar karena permukaan yang datar
  •  Efektif dalam mengurangi kecepatan
  • Dapat dipindah dengan mudah
Ø  Kekurangan speed table
  • Estetika yang kurang
  • Meningkatkan kebisingan dan polusi udara disekitar speed table
3. Rumble Surface
             
Rumble surface merupakan permukaan jalan yang terbuat dari tekstur yang kasar dalam upaya menimbulkan ketidaknyamanan mengemudi, dan akan menjadi lebih buruk apabila kecepatan semakin tinggi. Beberapa jenisnya antara lain :

1.    Rumble Strip


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjb6lt9FXKeUJ4zwlUjIYYCjcCaFN7l_QtKId9Lx75ch9Ws86DLUz35Dkmc7WH_bvQSC0g-jwkxzYrKJ9Ja99AXsc7I5ap9IjfHWywCX1nKOOQJMtoLLMc_hmx49A6PL5jdWlI7k7kRWVa/s1600/rumble_strip.jpg

Definisi:
Rumble strip atau lebih dikenal dengan pita penggaduh adalah perlengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi lebih meningkatkan kewaspadaan menjelang suatu bahaya. Pita penggaduh berupa bagian jalan yang sengaja dibuat tidak rata yang ditempatkan melintang jalan pada jarak yang berdekatan, sehingga bila mobil yang melaluinya akan diingatkan oleh getaran dan suara yang ditimbulkan bila dilalui oleh ban kendaraan. Pita penggaduh biasanya ditempatkan menjelang perlintasan sebidang, menjelang sekolah, menjelang pintu tol atau tempat-tempat yang berbahaya bila berjalan terlalu cepat.
Standar pita penggaduh
  • Pita penggaduh dapat berupa suatu marka jalan atau bahan lain yang dipasang melintang jalur lalu lintas dengan ketebalan maksimum 4 cm.
  •  Lebar pita penggaduh minimal 25 cm
  • Jarak antara pita penggaduh minimal 50 cm
Ø  Pita penggaduh yang dipasang sebelum perlintasan sebidang minimal 3 pita penggaduh





Pita penggaduh sebaiknya dibuat dengan bahan thermoplastik atau bahan yang mempunyai pengaruh yang setara yang dapat memengaruhi pengemudi. 
2.    Midle Rumble Strip


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbuvs8WvvfqPHdxU3nZlYPtcWvzocogU0rCOoo_J0dLz602tp8gFwd8twCwhyphenhyphen7ShjqlLpCiiQ66U5_wS3yw45kJ5s_IulMY8KoqeXnF0PlN4ShXEphE9F6Amn89BZUlCl_g3YI1I_piVJ9/s1600/rumble-strip-centerline.jpg

     Merupakan pita penggaduh yang diletakkan secara memanjang dan berada di tengah badan jalan. Midle rumble strip berfungsi untuk  memberitahukan kepada pengemudi bahwa mereka telah melewati batas badan jalan sehingga dengan otomatis akan menurunkan kecepatan dan kembali ke jalur semula.




     3. Rumble Area

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEia53WwTAhbIQJkI1sEpgFJGNQdE5YXxDSGJpW8wJU4twUvOAsHGBwhEYTmlnpdRrV5wM7F4_5u6vDib7aCFygecwndt48ZcdJ-hlU5raJuOoQ82WSue8z9oLP2f9f_4JIVioPHU-7xkg4R/s1600/rumble-strip.jpg
             Dibuat dengan lebar yang lebih kecil 0,50 meter hingga 150 mm dan garis perkerasan yang kasar dibuat lebih tinggi sekitar 3 mm. Penempatan speed area biasanya dilakukan pada perpindahan dari ruas jalan dengan kecepatan tinggi ke ruas jalan dengan kecepatan yang lebih rendah. Apabila pengguna jalan melaluinya akan menyadari bahwa kecepatan kendaraan harus dikurangi. Sebagai contoh, mengemudikan kendaraan pada jalan bebas hambatan dengan kecepatan tinggi akan tetap merasakan kecepatan yang relatif lambat. Hal ini akan membahayakan pada saat pengguna jalan hendak keluar menuju jalan biasa. Untuk itu penempatan speed area diperlukan untuk menyadari pengemudi dalam mengurangi kecepatan.
 4. Pulau lalu Lintas
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixGTQxnhkVVU20z99MPYi8U454v6ral58fxBMDZ9aKwt2h_lJkRe2F6a9ckDKHsHq8wvvtz39jyV3gLFPwWWGdqrjDz0JceuMwFRe1NXKS7MHJLsCDy2pHJT1Kg4o2QngBRZgwooE43Sct/s1600/Untitled.jpg
            Suatu pulau lalu lintas yang ditempatkan di median jalan pada tempat penyeberangan pejalan kaki. Berbagai bentuk pulau lalu lintas digunakan untuk memperlambat arus lalu lintas yang berjalan di kawasan tersebut. Bentuk-bentuk pulau lalu lintas yang biasa digunakan untuk menghambat kecepatan dapat berupa:
a.   Pulau di median yang berfungsi untuk memberikan ruang ditengah jalan sehingga pejalan kaki yang menyeberang dapat berhenti ditengah jalan sebelum melanjutkan menyeberang bila situasi telah memungkinkan untuk menyeberang, seperti ditunjukkan dalam gambar.
b.   Pulau disisi kiri, kanan atau pada kedua sisi yang dimaksudkan untuk mempersempit ruang lalu lintas kendaraan yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan lalu lintas. pulau seperti ini bisa di tempatkan di mulut persimpangan ataupun ditengah ruas jalan. selain pulau ditengah juga ditempatkan pulau di pinggir sehingga keselamatan pejalan kaki yang menyeberang menjadi lebih tinggi lagi.

    5. Chicane
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLmaOSgFN4Pl_zaYauLDJrzoDHrgFN6Qm28FUt-2h2dXGi0H8gFmT72I_qAyg93psBwIdpGIUpudrnTUsLR_mYJMu6o4SuG63vT5XJrmXE9_AdeQhNMAlmz6KiJn0qTAF7WLX3aKZXeyWy/s1600/aaaaaaaa.jpg

    Definisi :
Merupakan penyempitan badan jalan, dengan desain yang berbentuk kurva. Biasanya juga digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dan lebih familiar di negara-negara Eropa. Tidak memberikan dampak apapun berkaitan dengan kecepatan dan volume kendaraan, tetapi sedikit memberikan dampak pada parkir dan
akses bagi pengemudi kendaraan. Upaya ini ditempuh dalam melindungi kawasan perumahan atau kawasan yang ramai seperti daerah pertokoan dengan membuat jalan berkelok-kelok dan jalur jalan disempitkan sehingga kendaraan tidak dapat berjalan dengan cepat.

Ø  Kelebihan Chicanes
  • Chicanes mencegah kecepatan tinggi dengan memaksa defleksi horisontal , dan
  • Dapat dengan mudah dilalui kendaraan besar (seperti truk pemadam kebakaran ) kecuali di bawah berat kondisi lalu lintas .
Ø  Kekurangan Chicanes
  • Chicanes harus dirancang dengan cermat untuk mencegah pengemudi menyimpang dari jalur yang tepat,
  • Curb penyelarasan dan lansekap  mahal , terutama jika ada masalah drainase, dan Chicanes mungkin memerlukan penghapusan beberapa di-jalanan parkir .






6. Choker
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXqH4QznlHRAMK5SshpuAQoz0vnXM5JDjlNmvvzl5hYK8cfwBObTtYv-VEpgClUSedJIeYZDsBDSJPYdx_FqayK1MKvy7p50hpelPI0IUUiVezfYqIWIGeWQ-4KUjK0xxgij-G4n8iX5qP/s1600/coker.jpg
Ø  Definisi:
Merupakan  pengurangan lebar jalan biasanya di simpang empat, berbentuk setengah, sepertiga, atau seperempat lingkaran. Berfungsi untuk mengurangi jarak lintasan penyeberang jalan dan mengurangi kecepatan kendaraan. Biasanya digunakan di jalan-jalan lokal atau jalan kolektor, persimpangan pejalan kaki, jalan-jalan utama dengan komunitas penduduk yang relative sedikit, dan akan bekerja lebih baik jika disertai dengan pemasangan rambu-rambu seperti speed table dan median di dekat persimpangan.

Ø  Kelebihan Chokers
  • Chokers mudah dilewati oleh besar kendaraan
  • Jika dirancang dengan baik, dapat memiliki positif dalam nilai estetika
  • Mengurangi kecepatan dan volume.
Ø  Kekurangan Chokers
  • Kecepatan kendaraan dibatasi oleh tidak adanya vertikal atau horizontal defleksi
  • Memerlukan sepeda secara singkat bergabung dengan lalu lintas kendaraan
  • Memerlukan penghapusan beberapa di-jalanan parkir 
7. Bundaran ( roundabout )

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFGV_OlNKo2QPtYCoYGE-oJ1gze7uZYrf1cUWBrzayB7uixTjOm-fTzP1UYGafJGXReZZttXWavN1c1oDnWo0f52a34JaGpq2c3IQjaOVnBJRA0u_hdMRBpWXSxx0ylQEca3EM8U13Zdv3/s1600/HI234464_121222035654451_STD.jpg
Ø  Definisi:
Bundaran digunakan pada jalan-jalan volume lalu lintas  yang tinggi untuk mengalokasikan jalur dipersilangan. Lalu lintas yang didahulukan adalah lalu lintas yang sudah berada dibundaran, sehingga kendaraan yang akan masuk ke bundaran harus memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada lalu lintas yang sudah berada dibundaran, untuk itu dilengkapi dengan marka jalan beri kesempatan berupa dua garis putus-putus yang berdampingan yang melintang jalan.
Perambuan di bundaran berupa:
1.  Marka jalan, antara lain
·   Marka pemisah lajur lalu lintas pada pendekat dan dibundaran yang mempunyai lebih dari satu lajur
·  Marka beri kesempatan berupa dua garis putus-putus berdampingan yang melintang,
·  Marka zebra cross, bila pada bundaran banyak pejalan kaki yang menyeberang jalan,
2.      Rambu lalu lintas, antara lain
·  Rambu perintah mengelilingi bundaran,
·  Rambu peringatan bahwa di depan ada bundaran lalu lintas,
·  Rambu beri kesempatan
3.      Lampu lalu lintas

Ø  Kelebihan Bundaran (Roundabout)                                                      
  • Dapat meredam kecepatan lalu lintas pada jalan arteri
  • Lebih aman jika dibandingkan dengan APILL
  • Dapat meminimalkan antrian di pendekatan untuk persimpangan , dan
  • Memiliki estetika yang lebih baik
Ø  Kekurangan Bundaran (Roundabout)
  •  Sulit bagi kendaraan besar untuk mengelilingi bundaran
  •  Harus dirancang dengan baik sehingga peredaran lalu lintasnya tidak mengganggu pada penyeberangan
  •  Memerlukan lahan yang luas dan penghapusan beberapa parkir di jalan , dan
  • Lansekap harus dijaga , baik oleh warga atau oleh pemerintah kota
  • Biaya lebih mahal





8. Rised Intersection

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRlHZJ_jF9b1w75xPdoRaiZiMX0bgCH4RYXFBfi79JRD2g0uOeGu6PUBb72qglX8zKYgEc4VI3OPHGxD0YhxM5bgQgLxGLtvTR2LilFYfMukktkccTBW6bk5fqqLadEbwdR0rz3bB-DoGR/s1600/vps-22-oxfordwendell_cambridgema.jpg
Ø  Definisi :
Merupakan sebuah area yang landai di persimpangan dengan konstruksi dari batu bata dan texture yang berbeda. Model ini sangat baik bagi para pejalan kaki (pedestrians) dan mengurangi kecepatan di persimpangan. Raised intersection juga membantu pejalan kaki saat menyeberang. Biasanya terletak tepat pada penyeberangan dari satu sisi jalan ke sisi jalan di seberangnya sehingga dapat mengurangi lahan parkirkendaraan
 
Ø  Kelebihan Raised Intersection
  • Mempersempit koridor visual yang sepanjang jalan mempengaruhi pengendara untuk mengemudi lebih hati-hati
  •  Meningkatkan karakter estetika masyarakat
  •  Menyediakan penyangga antara jalan dan tempat tinggal 


9. Rised Crosswalk

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBRwlfwLW3D838CPwMpCss1A6SQPmcMegP635L2HLx39AhsiKeCCFTz65bkR8Moqy_YbEY2MzHhsoZc5kva2UEqBCGxwb28I1hGVXUJwIDIpi2D4DAacdlg6UsNv9YO3z0UzhtJch0rCxZ/s1600/aaaaaaef.jpg
Ø  Definisi:
Raised crosswalk adalah speed table yang dilengkapi dengan marka zebracross yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki saat menyeberang jalan. Atau dengan kata lain, raisedcrosswalk adalah zebracross yang permukaannya ditinggikan dari jalan. Raised crosswalk baik untuk lokasi dimana disedianak fasilitas penyeberangan untuk pejalan kaki yang sering terjadi pengendara yang sembrono dan kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Ø  Keuntungan
·         Meningkatkan keselamatan untuk kendaraan dan pejalan kaki
·         Jika didesain dengan baik, akan menambah estetika
·         Efektif mengurangi kecepatan kendaraan
Ø  Kerugian
·         Kika menggunakan material bertekstur akan mahal
·         Akan berimbas pada tertutupnya drainase
·         Meningkatkan kebisingan dan polusi




    10. Texture Pavement
     Definisi:
Textured pavement adalah menggunakan paving sebagai pengganti aspal untuk permukaan jalan. Hal ini dimaksudkan agar kondisi permukaan tidak rata. Paving dapat digunakan di seluruh persimpangan atau penyeberangan pejalan kaki. Textured pavement juga sering digunakan di seluruh sepanjang blok jalan.
Textured pavement baik digunakan untuk jalan yang volume pejalan kakinya padatdat kebisingan bukan menjadi perhatian utama.

Ø  Keuntungan
·         Dapat mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas
·         Dapat menghasilkan estetika yang indah apabila didesain dengan baik
·         Apabila ditempatkan pada persimpangan, dapat engurangi kecepatan di 2 jalan sekaligus
Ø  Kerugian
·         Umumnya mahal karena material yang digunakan
·         Apabila digunakan di crosswalk, akan meyulotkan kendaraan untuk melintasinya

   11. Rambu dan Marka




1.      Zona Selamat Sekolah
       Zona sekolah atau lebih dikenal di Indonesia sebagai Zona Selamat Sekolah (Zoss) adalah suatu kawasan di sekitar sekolah yang perlu dikendalikan lalu lintas kendaraan menyangkut kecepatan, parkir, menyalip, pejalan kaki yang menyeberang jalan. Pengendalian perlu dilakukan mengingat banyak anak-anak sekolah yang berjalan kaki menuju sekolah.
Desain Zoss
Karena anak-anak sekolah khususnya yang baru duduk di Sekolah dasar masih sangat rentan dalam berlalu lintas khususnya pada saat menyeberang jalan di depan sekolah, oleh karena perlu didesain dengan cermat menyangkut:
1.)  Trotoar
2.)  Warna jalan di depan sekolah, biasanya digunakan warna merah sehingga menjadi karpet merah.
3.)  Perambuan
o    Rambu lalu lintas berupa rambu batas kecepatan (25 km/jam), rambu larangan parkir, rambu dilarang menyalib.
o    Marka jalan berupa marka zebra cross, marka dilarang parkir, marka membujur dan melintang lainnya.
4.) Lampu lalu lintas bila diperlukan, khususnya di sekolah yang berada dipinggir jalan arteri yang padat.
2.      Rambu Pembatas Kecepatan
Rambu pembatasan kecepatan adalah suatu ketentuan untuk membatasi kecepatan lalu lintas kendaraan dalam rangka menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas. Untuk membatasi kecepatan ini digunakan aturan yang sifatnya umum ataupun aturan yang sifatnya khusus untuk membatasi kecepatan yang lebih rendah karena alasan keramaian, di sekitar sekolah, banyaknya kegiatan di sekitar jalan, penghematan energi ataupun karena alasan geometrik jalan.






c.    Jenis – jenis alat penegakan Hukum kecepatan :

Dewasa ini, seiring dengan perkembangan zaman dan bertambahnya jumlah penduduk yang berbanding lurus dengan bertambahya jumlah kendaraan para pengguna jalan banyak yang sadar kepada aturan yang ada tetapi tidak menaaatinya. Oleh sebab itu dibutuhkan penegakan hukum agar para pengguna jalan tertib dalam berkendara, khususnya dalam lingkup kecepatan kendaraan. Berikut beberapa contoh penegakan hukum dalam lingkup kecepatan kendaraan :
1.   Speed Camera

Description: D:\MATERI MKTJ REMAJA\SEMESTER 3 MKTJ MUDA\GAMBAR TEKNIK\rest area\1364a.jpg

Ø  Sebuah kamera penegakan lalu lintas (juga kamera lampu merah, kamera keselamatan jalan, kamera jalan aturan, radar foto, penegakan foto, kamera kecepatan, Gatso, kamera keamanan, kamera jalur bus, Aman-T-Cam) adalah mesin tiket otomatis. Ini mungkin termasuk kamera yang dapat dipasang di samping atau di atas jalan atau dipasang pada kendaraan penegakan hukum untuk mendeteksi pelanggaran peraturan lalu lintas, termasuk ngebut, kendaraan akan melalui lampu lalu lintas merah, penggunaan yang tidak sah dari jalur bus, atau kendaraan untuk merekam di dalam kemacetan biaya daerah.
Ø  Sistem terbaru pengenalan plat nomor otomatis dapat digunakan untuk mendeteksi kecepatan rata-rata dan meningkatkan kekhawatiran atas hilangnya privasi dan potensi bagi pemerintah untuk membentuk surveilans massa pergerakan kendaraan dan karena itu oleh asosiasi juga pergerakan pemilik kendaraan. Kendaraan pemilik sering diharuskan oleh hukum untuk mengidentifikasi pengemudi kendaraan dan kasus dibawa ke Pengadilan HAM Eropa yang menemukan bahwa Hak Asasi Manusia Act 1998 tidak dilanggar. Beberapa kelompok, seperti Asosiasi Pengemudi Nasional di Amerika Serikat, mengklaim bahwa sistem "mendorong ... pendapatan didorong penegakan" daripada tujuan dideklarasikan.
2.         Radar Gun/Speed Gun   (pistol Kecepatan)


Description: D:\MATERI MKTJ REMAJA\SEMESTER 3 MKTJ MUDA\GAMBAR TEKNIK\rest area\p76886b.jpg

Ø    Microdigicam radar yang digunakan di Brasil
Ø    Sebuah kecepatan radar senjata (juga pistol radar dan pistol kecepatan) adalah alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan benda bergerak. Hal ini digunakan dalam penegakan hukum untuk mengukur kecepatan kendaraan bergerak dan sering digunakan dalam olahraga penonton profesional, untuk hal-hal seperti pengukuran kecepatan bola bernada, pelari dan tenis melayani.
Ø    Sebuah pistol kecepatan radar adalah radar Doppler unit yang mungkin genggam, kendaraan-mount atau statis. Ini mengukur kecepatan benda di mana hal ini ditunjukkan dengan mendeteksi perubahan frekuensi sinyal radar kembali yang disebabkan oleh efek Doppler, dimana frekuensi sinyal kembali meningkat sebanding dengan kecepatan obyek pendekatan jika objek adalah mendekati, dan diturunkan jika objek tersebut surut. Perangkat tersebut sering digunakan untuk penegakan batas kecepatan, meskipun lebih modern LIDAR instrumen pistol kecepatan, yang menggunakan sinar laser berdenyut bukan radar, telah mulai menggantikan senjata radar dalam dekade terakhir, karena keterbatasan terkait dengan sistem radar kecil.
Ø    Pistol kecepatan radar ditemukan oleh Bryce K. Brown dari Decatur Electronics bulan Maret 1954, [1] dan pertama kali digunakan di Chicago, Illinois di April 1954 [2] patroli Leonard Baldy adalah perwira pertama yang mengeluarkan tilang. Menggunakan perangkat baru.



3. GPS
Description: D:\MATERI MKTJ REMAJA\SEMESTER 3 MKTJ MUDA\GAMBAR TEKNIK\rest area\419349_gps-garmin-etrex-30-portatil-nuevo-en-caja-envio-gratis_mlm-f-2997471955_082012.jpg

Ø     Global Positioning System (GPS) adalah ruang berbasis sistem navigasi satelit yang menyediakan lokasi dan informasi waktu di semua kondisi cuaca, di mana saja pada atau dekat Bumi di mana ada garis terhalang dari pandangan ke empat atau lebih satelit GPS. Sistem ini menyediakan kemampuan penting untuk pengguna militer, sipil dan komersial di seluruh dunia. Hal ini dikelola oleh pemerintah Amerika Serikat dan dapat diakses secara bebas kepada siapa saja dengan penerima GPS.
Ø     Proyek GPS dikembangkan pada tahun 1973 untuk mengatasi keterbatasan sistem navigasi sebelumnya, [1] mengintegrasikan ide dari pendahulunya, termasuk sejumlah studi desain teknik diklasifikasikan dari tahun 1960-an. GPS diciptakan dan direalisasikan oleh Departemen Pertahanan AS (DoD) dan pada awalnya dijalankan dengan 24 satelit. Ini mulai beroperasi secara penuh pada tahun 1994. Roger L. Easton umumnya dikreditkan sebagai penemu.
Ø     Kemajuan teknologi dan tuntutan baru pada sistem yang ada sekarang telah menyebabkan upaya untuk memodernisasi sistem GPS dan menerapkan generasi berikutnya dari satelit GPS III dan Generasi Sistem Operasional selanjutnya Control (OCX) [2]. Pengumuman dari Wakil Presiden dan Putih rumah tahun 1998 dimulai perubahan ini. Pada tahun 2000, Kongres AS berwenang upaya modernisasi, disebut sebagai GPS III.
Ø     Selain GPS, sistem lain sedang digunakan atau dalam pengembangan. Global Rusia Sistem Satelit Navigasi (GLONASS) dikembangkan contemporaneously dengan GPS, namun menderita cakupan lengkap dari dunia sampai pertengahan 2000-an. Ada juga Eropa direncanakan Uni Galileo positioning system, Cina Kompas sistem navigasi, dan Sistem satelit India Regional Navigational.

D. Jenis- jenis alat pembatas kecepatan kendaraan bermotor
    
Seseorang yang mengemudi kendaraan bermotor seringkali mengabaikan kecepatan, hal ini akan membahayakan pengemudi itu sendiri atau orang lain yang berada disekitarnya, dimana tingkat kecelakaan lebih banyak terjadi dikarenakan pengemudi mengemudikan kendaraannya tidak menghiraukan rambu – rambu lalu lintas khususnya pengemudi kendaraan di Indonesia. Oleh karena itu seiring perkembangan zaman maka dibuatlah alat – alat keselamatan pengendali kecepatan antara lain sebagai berikut :
a)        Pedesetrian Detection and Braking System
Ø  Alat ini berfungsi untuk mendeteksi pergerakan pejalan kaki yang menyeberang jalan dan secara cepat mengaktifkan sistem pengeraman ketika jarak kendaraan dan penyeberang jalan beresiko kecelakaan.
b)        Digital Speedo Meter
Ø  Alat ini mempunyai fungsi utama yaitu
sebagai alarm kecepatan yang akan selalu memperingatkan pengemudi dalam menjalankan kendaraannya bila melebihi kecepatan yang sudah ditentukan. Digital Speedo Meter ini sangat cocok digunakan pada berbagai macam tipe kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil penumpang.



























Daftar Pustaka: